Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Serang

Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jaringan Perpipaan

Beranda / Organisasi / Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Serang / Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jaringan Perpipaan

Standart Data

No Indikator
001
Indikator
Indikator Kinerja Kunci
Konsep
Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jaringan Perpipaan
Definisi
sarana dan prasarana penyediaan Air Minum yang disalurkan kepada pelanggan/sambungan rumah melalui sistem perpipaan. SPAM JP diselenggarakan untuk menjamin kepastian kuantitas dan kualitas Air Minum yang dihasilkan serta kontinuitas pengaliran pada SPAM JP memiliki Unit air baku, unit produksi, unit distribusi dan unit pelayanan
Satuan
Sambungan Rumah
Ukuran
1 KK = 1 SR = 5 Org
Terakhir Update
14 Januari 2026 12:16
No Kode SSD Klasifikasi Satuan Tahun
2022 2023 2024 2025 2026
Total

785

Tahun Terakhir

2025

Persentase Perubahan

▲ 112.2%

Rata-rata

485

📊 Grafik Batang
📈 Grafik Garis
📄 Analisis Data


Dalam beberapa tahun terakhir, data menunjukkan bahwa indikator ini cenderung mengalami peningkatan.
Jika dibandingkan antara awal dan akhir periode, terjadi perubahan sekitar 161.7 persen.

Secara umum, nilainya tidak selalu bergerak secara konsisten, melainkan mengalami naik turun dari tahun ke tahun. Nilai tertinggi tercatat pada tahun 2025 dengan angka 785.00, sementara titik terendah terjadi pada tahun 2023 dengan nilai 300.00. Rata-rata selama periode ini berada di sekitar 485.
Ada beberapa hal yang cukup mencolok dalam pergerakan data ini, khususnya lonjakan signifikan pada 2025 sebesar 112.2%. Hal ini bisa menjadi indikasi adanya faktor tertentu yang memengaruhi perubahan secara drastis pada periode tersebut.
Jika tren ini berlanjut, nilai pada tahun 2026 diperkirakan berada di kisaran 970.

Secara keseluruhan, pola yang terbentuk memberikan gambaran bahwa indikator ini perlu terus dipantau. Jika tren positif dapat dijaga, maka ke depan ada potensi peningkatan yang lebih baik. Namun demikian, fluktuasi yang terjadi juga perlu menjadi perhatian agar tidak menimbulkan penurunan yang signifikan di masa mendatang.